Trading dari Nol dapat banyak bonus pula

Free Signal GBPUSD, Good Luck

Thursday, November 13, 2008

Minyak Terus Melemah , Dorongan Melemahnya Bursa Asia

Harga komoditas minyak mentah jenis NYMEX Crude Oil terus melemah hingga sore hari ini (12/11). Harga minyak saat ini berada pada level US$ 58,3 per barel. Masih buruknya outlook ekonomi global membuat investor masih melakukan posisi jual atau sell atas minyak. Apalagi minyak telah menembus ke bawah level psikologis US$ 60 barel.

(Vibiznews – Commodity) – Harga komoditas minyak mentah jenis NYMEX Crude Oil terus melemah hingga sore hari ini (12/11). Harga minyak saat ini berada pada level US$ 58,3 per barel. Masih buruknya outlook ekonomi global membuat investor masih melakukan posisi jual atau sell atas minyak. Apalagi minyak telah menembus ke bawah level psikologis US$ 60 barel.

Masih buruknya outlook ekonomi global ditandai dengan memburuknya kinerja pasar saham di asia pasifik pada hari ini. Hal ini menandakan outlook ekonomi global kedepan masih akan buruk. Apalagi padara analis di bursa AS sudah semakin banyak yang menyatakan sektor riil AS kedepan akan sangat tertekan dan butuh bantuan langsung dari pemerintah AS untuk bertahan.

Memburuknya outlook ekonomi kedepan membuat ekspektasi permintaan akan minyak melemah sehingga membuat harga minyak melemah. Adanya spekulasi bahwa OPEC akan melakukan pemotongan produksi minyak dalam pertemuan selanjutnya di Aljazair tidak mampu mengangkat harga minyak hingga sore ini.

Selain itu menguatnya kembali mata uang dolar AS saat ini terhadap mata uang lainnya membuat komoditas minyak semakin kurang menarik untuk dikoleksi.

Analisis yang dilakukan Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, harga minyak masih akan melemah dalam jangka pendek. Apalagi nanti malam ada rilis data makroekonomi Eropa seperti Industrial Production yang diperkirakan akan melemah. Hal ini tentunya akan memperburuk outlook ekonomi global danakan mencoba menakan harga minyak. Harga minyak dalam jangka pendek akan bergerak dalam support – resistance di US$ 53-60 per barel.

0 komentar:


Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Gold Mining Companies. Powered by Blogger